Okky Asokawati: Keterpilihan Itu Masalah Hati

Dheri Agriesta    •    Senin, 10 Dec 2018 06:00 WIB
partai nasdempemilu serentak 2019
Okky Asokawati: Keterpilihan Itu Masalah Hati
Calon legislatif Partai NasDem Okky Asokawati (tengah) saat bertemu konstituen. Foto: Dok.Istimewa

Jakarta: Calon legislatif Partai NasDem Okky Asokawati yakin setiap caleg memiliki 'penggemar' masing-masing. Okky percaya diri bakal melenggang kembali ke parlemen meski berpindah partai. 

Sejak pertama memutuskan bertarung di pemilihan legislatif, Okky tak pernah mengurusi 'dapur' caleg lain. Dia lebih fokus mengeksplorasi keunggulannya untuk mendapatkan dukungan masyarakat. 

"Menyayangi konstituen dari hati, karena apa yang dari hati akan turun ke hati pula, dan berbicara keterpilihan itu adalah masalah hati pemilih," kata Okky saat berbincang dengan Medcom.id, Sabtu, 8 Desember 2018. 

Okky merupakan caleg petahana. Periode 2014-2019, Okky terpilih sebagai anggota legislatif melalui Partai Persatuan Pembangunan. Kursi di Senayan telah ditinggalkannya sejak Agustus 2018 karena berpindah partai.

Kini, Okky memutuskan maju melalui Partai NasDem. Ia bakal bertarung dengan sejumlah nama beken di daerah pemilihan Jakarta II. 

Dapil itu diisi nama tenar seperti Biem Benjamin dari Partai Gerindra, Eriko Sotarduga dan Masinton Pasaribu dari PDI Perjuangan, dan Hidayat Nur Wahid dari PKS. Tak cuma muka lama, dapil ini juga diisi Liliana Tanoesoedibjo dari Partai Perindo dan Tsamara Amany dari PSI. 

Nama beken itu tak membuatnya gentar. Okky selalu turun bertemu konstituen saat masa reses ketika menjabat sebagai anggota DPR. Tatap muka antara dirinya dan konstituen semakin meningkat semenjak mengundurkan diri dari parlemen. 

"Sosialisasi ke dapil terus saya laksanakan. Karena rumah saya juga di dapil saya, maka hal itu bisa saya lakukan sesering mungkin," kata Okky. 

Baca: Tsamara 'Modal Dengkul' Bertarung di Dapil Neraka

Saat berkunjung ke dapil, Okky kerap ditanya masalah Kartu Indonesia Sehat. Dia pun dengan lugas menjawab pertanyaan itu karena pernah terlibat dalam pembuatan Undang-Undang tentang BPJS Kesehatan. 

Okky juga kerap mengadakan bakti sosial di dapilnya. Bertarung di Ibu Kota, membuat Okky melek dengan isu yang berkembang di kota besar. Contohnya, tentang pola asuh anak dan fenomena ibu muda pekerja yang menitipkan anak kepada anggota keluarga lain. 

"Penjelasan saya mengenai ramalan 2045 Indonesia akan mencapai Masa Indonesia Emas, perlu mereka sadari bahwa pola asuh saat inilah yang akan menentukan, kita akan merealisasikan ramalan itu atau sebaliknya," jelas Okky. 

Ada banyak agenda yang bakal diperjuangkannya jika kembali duduk di parlemen. Hal itu seperti program kesejahteraan keluarga, merevisi usia minimal perkawinan anak perempuan dan laki-laki yang dinilai belum sesuai ketentuan World Health Organization, pelindungan pekerja migran, dan evaluasi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. 

"Karena masalah kesehatan dan ketenagakerjaan adalah masalah pengembangan dan kemajuan SDM yang akan menjadi barometer bagi pembangunan Index Kemanusiaan Indonesia," jelasnya.

 

Maju Lewat Partai Baru

Okky sadar dengan tantangan yang bakal dihadapinya karena berganti partai. Dia pun tak bakal memaksakan diri merebut suara dari pendukung partai sebelumnya. 

"Saya bekerja di lokasi-lokasi yang mau menerima saya saat ini. Alhamdulillah, saya sudah cukup padat membuat agenda sosialisasi," kata Okky. 

Okky menargetkan suara yang lebih baik dibandingkan saat terpilih pada 2014. Namun, Dia tak merinci berapa banyak jumlah suara yang ditargetkannya.

Dia pun yakin bakal mencapai target itu. Dia percaya hasil yang baik akan didapatkan jika seseorang bekerja maksimal. 

"Kerja maksimal, sayangi konstituen dan hasil saya serahkan kepada Sang Maha Pengatur," pungkas Okky.




(AZF)