Pemutakhiran Data Pemilih Sulteng Terkendala Bencana

Faisal Abdalla    •    Rabu, 14 Nov 2018 15:08 WIB
pilkada 2018
Pemutakhiran Data Pemilih Sulteng Terkendala Bencana
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman--Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menetapkan daftar pemilih tetap hasil perbaikan tahap 2 (DPTHP) besok. Namun, penetapan DPT di sejumlah daerah terpaksa ditunda, salah satunya di tiga daerah terdampak bencana di Sulawesi Tengah (Sulteng).

"KPU Sulawesi Tengah melaporkan ada tiga daerah yang belum bisa memutakhirkan data pemilih, yaitu Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala," kata Ketua KPU, Airef Budiman di Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu, 14 November 2018.

Arief mengatakan administrasi pemerintahan di sana belum berfungsi penuh pascagempa dan tsunami akhir September lalu. Petugas KPU juga sudah mencoba mendata, namun kondisi warga belum memungkinkan untuk dilakukan pemutakhiran data.

"Penduduk di sana juga mengalami trauma dan beban psikologis. Jadi, kita tak bisa meminta petugas langsung mengecek warga," ucap Arief.

Pemutakhiran data pemilih di tiga daerah tersebut akan ditunda hingga situasi dan kondisi memungkinkan. Khusus tiga daerah tersebut, KPU akan mengacu pada data pemilih yang sudah ada.

"Selama belum ada perubahan keputusan data pemilih di tempat itu, kita gunakan data pemilih yang ada. Nanti kalau sudah terjadi pemutakhiran, baru kita mutakhirkan," tandas Arief.

Berdasarkan data KPU per 16 September 2018, KPU Sulawesi Tengah menetapkan DPT pada Pemilu 2019 sebanyak 1.886.810 jiwa, terdiri atas 959.571 pemilih laki-laki dan 927.239 pemilih perempuan. Jumlah tersebut tersebar di 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah, termasuk Donggala dan Palu.


(YDH)