Isu Terorisme di Debat Perdana Perlu Dicermati

Muhammad Syahrul Ramadhan    •    Selasa, 15 Jan 2019 03:28 WIB
terorisme pilpres 2019
Isu Terorisme di Debat Perdana Perlu Dicermati
Pengamat terorisme Ridlwan Habib. (Foto: Metro TV)

Jakarta: Pengamat terorisme Ridlwan Habib menjelaskan masing-masing pasangan calon presiden-wakil presiden perlu mencermati isu terorisme dalam debat perdana mendatang.

Ia mengatakan para calon mesti menjelaskan bagaimana cara mengantisipasi dan mengatasi masalah terkait terorisme di tanah air. Apalagi dalam beberapa waktu ke belakang aksi teror kerap terjadi.

“Isu terorisme kembali menjadi hangat terutama karena menjelang menjelang debat pilpres. Kenapa penting karena tema debat hari Kamis itu tentang hukum, HAM, korupsi dan terorisme. Kita tentu menunggu visi kedua pasangan capres dan cawapres terkait dengan terorisme, kemudian langkah-langkahnya seperti apa,” kata dia di Jakarta Pusat, Senin, 14 Januari 2019.

Dia mengatakan salah satu yang mestinya menjadi fokus para calon yakni mengenai upaya pelaku teror yang dengan mudah mendapatkan bahan peledak dan merakit bahan bom melalui tayangan di internet. Hal ini harus dipikirkan bagaimana mengawasinya.

"Ini tentu menjadi diskursus di debat pilpres bagaimana pemerintah mengawasi dunia jual beli online,” terang dia.

Lebih lanjut terkait masalah pengkaderan ia mengatakan hal ini akan menjadi salah satu tantangan bagi petahana. Ia bilang harus diakui pemerintah sempat kebobolan karena pengkaderan masih berlangsung meskipun para pimpinan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Aman Abdurahman telah mendekam di dalam bui.

“Dengan sebanyak itu pimpinan did alam penjara kenapa masih ada serangan-serangan kecil, masih ada kader kader baru bagaimana caranya mereka merekrut,” jelas dia. 


(SCI)