Milenial Harus Berani Jadi Caleg di Luar Tanah Kelahiran

Dian Ihsan Siregar    •    Minggu, 28 Oct 2018 20:28 WIB
pilegpemilu serentak 2019
Milenial Harus Berani Jadi Caleg di Luar Tanah Kelahiran
'MilenialFest - 90 Tahun Sumpa Pemuda' di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Minggu, 28 Oktober 2018. (Medcom/Dian)

Jakarta: Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Maruarar Sirait mengatakan anak muda harus berani, apalagi saat menjadi calon legislatif (caleg) yang ditempatkan di daerah pemilihan (dapil) bukan asal kota lahirnya. Karena, tak ada nilai yang tinggi jika menang ditempat di tanah lahir sendiri.

"Menurut saya anak muda sudah berani, jadi tidak ada perubahan tanpa anak muda, semangat itu sudah terwarnai. Jangan cari tempat yang aman, cari lah tempat yang bisa menunjukkan keberanian," kata Maruarar ditemui dalam acara 'MilenialFest - 90 Tahun Sumpa Pemuda' di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Minggu, 28 Oktober 2018.

Ara biasa dia disapa menyebutkan, dirinya telah tiga kali menjadi anggota DPR bukan dari dapil kelahirannya. Bahkan, dapilnya mempunyai mayoritas agama dan sukunya yang berbanding terbalik dengan dirinya.

"Jadi, saya sudah lima belas tahun di Dapil Sumedang, Majalengka dan sekitarnya. Di daerah itu masyarakatnya 99 persen islam dan sunda. Tapi, saya bisa mencapai itu. Itu bukti kalau umat Islam di daerah itu sangat bersahabat," ungkap Ara.

Meski begitu, Ara mengharapkan, pemilih milenial harus menjadi pemilih cerdas. Karena, nasib Indonesia berada di tangan kalian masing-masing. "Pilih pemimpin yang benar karena nasib kalian ada di tangan mereka," terang Ara.

Koordinator Milenial Fest, Arief Rosyid menambahkan, tugas para pemuda milenial saat ini adalah menumbuhkan rasa memiliki untuk bangsa ini. Pasalnya, anak muda saat ini menjadi penentu untuk masa depan bangsa.

"Anak muda punya masa depan untuk negeri ini. Saya kira poin kita adalah bagaimana pemuda berkolaborasi dan memastikan masa depan kita oleh anak-anak muda," pungkas Arief.


(LDS)