Prabowo Sulit Mengejar Keterpilihan Jokowi

Faisal Abdalla    •    Minggu, 10 Feb 2019 17:13 WIB
pilpres 2019Jokowi-Ma`rufPrabowo-Sandi
Prabowo Sulit Mengejar Keterpilihan Jokowi
Juru Bicara TKN, Ace Hasan Syadzily. Foto: Medcom.id/Husen.

Jakarta: Tim Kampanye Nasional calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo - Ma'ruf Amin menyambut positif hasil survei Celebes Research Center (CRC). Survei CRC memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf 56,1 persen.
 
"Hasil ini menunjukan pasangan kami masih konsisten unggul di atas pasangan Prabowo-Sandi dengan selisih yang masih jauh dalam kisaran di atas 20 persen," kata Juru Bicara TKN, Ace Hasan Syadzily di Jakarta, Minggu, 10 Februari 2019.
 
Pada Survei CRC, pasangan Prabowo-Sandi hanya memperoleh elektabilitas 31,7 persen, tertinggal 24,4 persen dari pasangan petahana. Sementara sekira 12,2 persen responden mengaku belum menentukan pilihan atau tidak menjawab.
 
Ace mengatakan CRC semakin menambah daftar panjang lembaga survei kredibel dan independen yang memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf atas Prabowo - Sandi dengan selisih yang cukup tinggi.

Baca: Seribu Purnawirawan TNI-Polri Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf

Meski begitu, Ace tak mau sesumbar. Dia menegaskan TKN harus terus bekerja maksimal agar mencapai target perolehan suara.
 
"Kami akan terus memacu meningkatkan elektabilitas kami agar mencapai target yang kami inginkan, yaitu 70 persen," ujarnya.
 
Selain itu, lanjut Ace, TKN juga masih memiliki pekerjaan rumah yaitu menangkal serangan-serangan dari kubu 02. TKN harus terus sigap menangkis semburan hoaks yang terus menerus diarahkan ke paslon Jokowi-Ma'ruf.
 
Lebih lanjut, Ace memastikan TKN akan bekerja maksimal di sisa dua bulan jelang pemungutan suara pada 17 April 2019 mendatang. TKN mengincar suara dari pemilih yang belum menentukan pilihannya (undicided voters).
 
"Masih banyaknya tersisa undicided voters dan menghadapi empat kali debat ke depan, membuat kami harus lebih kerja keras agar suara yang belum menentukan pilihan bisa memilih pasangan kami," tandasnya.




(FZN)