Materi Debat Pilpres Kedua Belum Dirumuskan

Rizky Dewantara    •    Rabu, 06 Feb 2019 13:46 WIB
pilegdebat capres cawaprespilpres 2019pemilu serentak 2019
Materi Debat Pilpres Kedua Belum Dirumuskan
ilustrasi Medcom.id

Bogor: Sejumlah rektor dari sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ditunjuk menjadi panelis debat kedua pada  17 Februari 2019. Salah satunya yang ditunjuk ialah Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria.

Mengusung isu lingkungan hidup, pangan, energi, dan infrastruktur Arif mengaku belum merumuskan materi debat bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan panelis lainnya. 

"Kami belum berdiskusi tentang seluk beluk debat. Tim panelis belum berkumpul, jadi belum ada kisi-kisi yang bisa dibocorkan ke publik," kata Arif kepada Medcom.id, Rabu, 6 Februari 2019.

Baca: Durasi Debat Kedua Pilpres Tetap 90 Menit

Meski begitu Arif memastikan perumusan materi debat akan segera dilakukan. KPU kata Arif akan mengundang seluruh panelis dalam waktu dekat. Namun, Arif tak membeberkan secara rinci kapan pertemuan dilakukan.

"Tentunya kita akan mengidentifikasi isu-isu strategis bersama para panelis, kemudian merumuskan sejumlah pertanyaan bersama tim," ujar Arif.

Baca: KPU Jamin Panelis Debat Kedua Pilpres Profesional

Arif mengaku, dirinya tak hanya sekali ini menjadi panelis debat. Pilpres 2014 lalu dirinya juga menjadi tim ahli KPU yang mempersiapkan materi debat. 

"Intinya tim panelis belum duduk bersama untuk merumuskan materi terkait isu yang akan diangkat pada debat jilid 2 mendatang," ujarnya.

KPU telah menunjuk delapan panelis yang bakal menyusun pertanyaan debat kedua Pilpres 2019. KPU menjamin panelis-panelis yang ditentukan bakal bekerja secara profesional. 
 
"Dari tracking yang sudah kita lakukan melalui pemberitaan, melalui media sosial, delapan nama ini relatif tidak ada masalah," kata Komisioner KPU, Wahyu Setiawan di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Kamis, 31 Januari 2019. 
 
Susunan panelis debat kedua pilpres terdiri dari enam akademisi dan dua perwakilan dari lembaga swadaya masyarakat (LSM). Wahyu mengatakan komposisi akademisi yang lebih besar diputuskan agar pertanyaan yang muncul dalam debat bersifat teoritik dan praktikal.  

Meski penentuan panelis debat sepenuhnya diskresi KPU, namun KPU tetap mensosialisasikan daftar nama panis ini kepada dua tim kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden. KPU juga terbuka menerima masukan dan saran dari masyarakat terkait daftar panelis debat ini.  
 
Adapun delapan panelis yang telah ditetapkan KPU yaitu: 
 
1. Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Prof. Ir. Joni Hermana, M.Sc.ES., Ph.D
 
2. Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. Arif Satria.
 
3. Prof. Dr. Ir. Irwandy Arif, M. Sc (ahli pertambangan Institut Teknologi Bandung)
 
4. Ahmad Agustiawan ST M.Sc.Ph.D (pakar energi dari Universitas Gadjah Mada)
 
5. Sudharto P Hadi (pakar lingkungan dari Universitas Diponegoro)
 
6. Dr. Suparto Wijoyo S.H., M.Hum (pakar hukum lingkungan Universitas Airlangga).


(ALB)