Bawaslu Mendalami Kasus Kebohongan Ratna

Yogi Bayu Aji    •    Kamis, 11 Oct 2018 16:45 WIB
Kabar Ratna Dianiaya
Bawaslu Mendalami Kasus Kebohongan Ratna
Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar. Foto: Medcom.id/Yogi Bayu Aji.

Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mulai mendalami kasus kebohongan Ratna Sarumpaet, eks juru kampanye nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Para pelapor kasus ini dipanggil untuk dimintai keterangan.
 
"Kami harus mengklarifikasi terlapor atas dasar apa dugaan pelanggaran," kata Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Oktober 2018.
 
Menurut dia, apabila ada keyakinan dari tim pemeriksa ada dugaan pelanggaran, Bawaslu akan memanggil pihak lain. Namun, pertama, Bawaslu harus memeriksa saksi dari pelapor.
 
Hari ini, para pelapor yang dipanggil adalah Garda Nasional untuk Rakyat (GNR), Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Projo. Mereka bakal dimintai bukti hingga keterangan ahli.
 
Di sisi lain, Bawaslu belum mau banyak bicara soal dugaan unsur-unsur pelanggaran dalam perkara ini. Pasalnya, pihaknya masih dalam tahap klarifikasi para pelapor.
 
"Jadi, kami tidak bisa menyatakan ini melanggar pasal apa. Karena kan kita belum tahu pasal apa yang digunakan untuk laporan tersebut," jelas Fritz.

Baca: Ratna Sarumpaet Ditahan

Bawaslu pun membuka peluang untuk memeriksa Ratna hingga Prabowo yang dilaporkan dalam perkara ini. Namun, hal itu dilakukan bila pasal yang dilanggar sudah diketahui.
 
"Ya semua terlapor akan dipanggil untuk klarifikasi apakah benar terjadi dugaan sebagaimana yg diduga oleh pelapor. Kemungkinan itu bisa setelah adanya proses dari tim pemeriksa," pungkas Fritz.




(FZN)