Revisi Visi Misi Prabowo-Sandi Diduga terkait Debat

   •    Sabtu, 12 Jan 2019 11:20 WIB
pilpres 2019
Revisi Visi Misi Prabowo-Sandi Diduga terkait Debat
Salah satu visi misi yang direvisi Prabowo-Sandi terkait dengan persoalan hak asasi manusia (HAM). (Foto: Metro TV)

Jakarta: Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Ace Hasan Syadzily menduga revisi visi misi Prabowo-Sandi terkait dengan debat. Visi misi Prabowo-Sandi dinilai tak selaras dengan kisi-kisi pertanyaan yang diberikan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Saya menduga begitu karena pertama kali debat kan soal hak asasi manusia, terorisme, dan penegakan hukum. Sedangkan soal HAM ini sama sekali tidak disebutkan oleh mereka (Prabowo-Sandi dalam visi misi)," ujarnya dalam Primetime News Metro TV, Jumat, 11 Januari 2019.

Tudingan terhadap Jokowi-Ma'ruf yang dianggap tak siap debat khususnya yang terkait dengan HAM, Ace menilai kubu petahana jauh lebih siap ketimbang penantang. Pemaparan visi misi, kata Ace, adalah sesuatu yang paradigmatik sehingga pihaknya telah jauh hari mempersiapkan diri. 

"Katanya kami tidak siap dengan visi misi, justru mereka yang tidak siap. Jangankan memaparkan (visi misi), konsepnya saja inkonsisten seperti itu," kata dia.

Ace mengatakan pada debat perdana dengan bahasan penegakan hukum, HAM, korupsi, dan terorisme, pihaknya memastikan akan memaparkan capaian-capaian yang telah diraih dari tema besar tersebut. Tak cuma keberhasilan, rencana ke depan termasuk harapan yang akan dilakukan dan dilanjutkan juga ikut dipaparkan.

Ia menambahkan tidak ada persiapan khusus yang dilakukan Jokowi dan Ma'ruf Amin untuk debat perdana. Selain sudah berpengalaman, Jokowi-Ma'ruf juga sudah paham apa yang akan disampaikan.

"Jokowi sudah pernah debat di level wali kota, gubernur, dan menang menjadi presiden sedangkan Kyai Ma'ruf memiliki tradisi kuat di pesantren yakni bahtsul masail; perdebatan dalam yurisprudensi Islam dan fikih yang kuat dari fatwa dan yang memiliki rujukan dalam," jelas Ace.




(MEL)