Kubu Prabowo Diminta Tak Suuzan

Dheri Agriesta    •    Jumat, 28 Dec 2018 13:55 WIB
partai hanurapilpres 2019Jokowi-Ma`ruf
Kubu Prabowo Diminta Tak Suuzan
Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

Jakarta: Kubu pendukung calon presiden Prabowo Subianto diminta tak berburuk sangka terkait isu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang kerap menyudutkan Prabowo. Sebab, Indonesia menganut sistem demokrasi yang terbuka dan menghargai kebebasan berpendapat.
 
Debat pertama Pilpres 2019 mengusung tema HAM, hukum, korupsi, dan teroris. Namun, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) Arsul Sani meminta kubu Prabowo-Sandiaga tak berprasangka buruk dengan tema yang diangkat.
 
"Jangan suuzan saja, belum apa-apa sudah khawatir sendiri," kata Arsul di Jakarta, Jumat, 28 Desember 2018.
 
Arsul mengatakan kubu TKN-KIK belum tentu menggunakan isu pelanggaran HAM 1998 saat debat capres cawapres pertama. Namun, isu itu bisa saja diungkit pihak lain, seperti organisasi masyarakat.
 
Ia meminta kubu Prabowo-Sandiaga tak berburuk sangka jika panelis debat menanyakan isu dugaan pelanggaran HAM itu. "Jangan terus disimpulkan bahwa itu permintaan kami," kata Arsul.

Baca: Kubu Prabowo Siap Berdebat soal Pelanggaran HAM

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengaku siap menghadapi debat pertama yang digelar Kamis, 17 Januari 2019. Debat itu mengusung tema HAM, korupsi, hukum, dan terorisme.
 
Sandiaga menegaskan Prabowo kerap diserang isu pelanggaran HAM.  Sandiaga menyebut isu ini hanya timbul lima tahun sekali. Menurutnya, isu ini sengaja dipolitisasi untuk menyerang Prabowo.
 
"Tapi Pak Prabowo siap, saya juga siap menjawab semua tuduhan itu," kata Sandiaga.




(FZN)