Wapres Minta Bawaslu Tak Kecewakan Masyarakat

Faisal Abdalla    •    Senin, 10 Dec 2018 16:11 WIB
pilpres 2019
Wapres Minta Bawaslu Tak Kecewakan Masyarakat
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Foto: Medcom.id/Dheri Agriesta

Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut anggaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) lebih besar dari anggaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kalla meminta Bawaslu tak mengecewakan masyarakat.

"Tadi dikatakan biaya APBN-nya (Bawaslu) Rp8 triliun. Anggaran Kemendagri cuma Rp 4,5 triliun. Jadi, APBN Bawaslu itu dua kali daripada anggaran Kemendagri," kata Kalla saat membuka rapat Koordinasi Nasional Pengawas Pemilu di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin, 10 Desember 2018

Kalla berharap, dengan anggaran yang tinggi itu, jajaran Bawaslu mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Pasalnya, Pemilu Serentak 2019 akan jadi salah pemilu paling rumit di dunia. Karena pemilih akan disodorkan lima surat suara sekaligus, yaitu pemilihan anggota DPR , DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, DPD, serta presiden dan wakil presiden.

"Dengan demikian dibutuhkan pengawasan yang baik. Pengawasan ini harus dilaksanakan orang-orang pintar," kata Kalla.

Baca: Wapres JK: Politik Seperti Badminton

Kalla mengatakan Bawaslu akan mengecewakan masyarakat jika Pemilu 2019 gagal. Oleh karenanya, dia meminta Bawaslu dan jajarannya melakukan tugas pengawasan dengan baik, independen, dan kredibel.

"Tentu kita menginginkan suatu pemilu yang kredibel dan tepercaya. Kalau ingin dipercaya dan kredibel, maka haruslah semua aspek (pemilu) itu diawasi dengan baik. Itulah tugas Anda semuanya," tandas Kalla.

Bawaslu menggelar rapat Koordinasi Nasional Pengawas Pemilu. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memperkuat koordinasi antarpengawas pemilu di berbagai tingkatan, mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga tingkat kabupaten/kota.


(YDH)