Sosialisasi Pemilu 2019 Sampai ke Afrika

Faisal Abdalla    •    Minggu, 10 Feb 2019 20:27 WIB
pemilu serentak 2019
Sosialisasi Pemilu 2019 Sampai ke Afrika
Ilustrasi gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 22 Maret 2018. Foto: Medcom.id/ Siti Yona Hukmana.

Dar Es Salaam: Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menggelar acara bimbingan teknis (Bimtek) Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) kawasan Afrika. Bimtek digelar di Wisma RI di Ibu Kota Tanzania, Dar Es Salaam. 

Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi menegaskan Pemilu penting bagi seluruh warga negara Indonesia sekalipun mereka bermukim di luar negeri. 

"Pemilu merupakan bukti pengakuan atas keberadaan seorang WNI meskipun sedang berada di luar negeri, salah satunya dengan diberikan hak pilih," kata Pramono dalam keterangannya di Tanzania, Minggu 10 Februari 2019 waktu Jakarta. 

Bimtek ini merupakan upaya KPU RI dalam menjangkau WNI yang berada di luar negeri guna memastikan hak pilih masyarakat tetap terlindungi dan dapat digunakan meski berada jauh dari tanah air. Fokus acara Bimtek ini adalah persiapan penyelenggaraan pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi suara.

Baca: KPU Akan Sosialisasi Pemilu di Tempat Ibadah

Kegiatan tersebut dihadiri oleh tim dari KPU dan Kelompok Kerja PPLN Kemlu RI, perwakilan PPLN dari 11 Perwakilan RI di Afrika yaitu; di Antananarivo, Abuja, Addis Ababa, Pretoria, Cape Town, Dakar, Windhoek, Harare, Maputo, Nairobi, dan Dar es Salaam. 

Duta Besar RI di Dar Es Salaam, Ratlan Pardede berharap Pemilu 2019 dapat berjalan lancar baik di dalam maupun di luar negeri. 

"Ini adalah tugas bersama, bukan hanya tugas KPU, untuk mensukseskan Pemilu 2019 untuk menjadi 'Luber Jurdil' (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil)," tandasnya. 

Baca: Sosialisasi Pemilu Optimal

Pemilu bagi WNI di luar negeri dijadwalkan digelar pada 8-14 April 2019, atau satu minggu sebelum pemungutan suara di dalam negeri pada 17 April 2019. 

KPU mencatat ada 2.049.791 pemilih yang akan menggunakan hak suaranya di luar negeri. Bagi pemilih di luar negeri, ada tiga metode pemungutan suara yang dilakukan, yaitu melalui TPS, kotak suara keliling, dan melalui pos. 







(BOW)