Megawati: Kenapa Orang Ditakut-takuti Agar Tak Pilih Jokowi

Media Indonesia    •    Senin, 11 Feb 2019 00:36 WIB
pilpres 2019
Megawati: Kenapa Orang Ditakut-takuti Agar Tak Pilih Jokowi
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri (kedua dari kiri). Foto: Istimewa

Purwokerto: Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri heran dengan semakin masifnya hoaks yang beredar menjelang Pemilu 2019. Padahal, kata dia, pada pemilu pertama 1955, keadaan aman dan damai. Rakyat bahkan senang datang ke tempat pemungutan suara (TPS).

"Kenapa sekarang orang ditakut-takuti agar jangan pilih Jokowi? Memangnya kenapa ya Pak Jokowi? Katanya demokrasi, demokrasi apa?" kata Megawati saat memberikan amanat kepada kader dan simpatisan PDIP saat Jambore Kader Komunitas Juang se-Jawa Tengah di GOR Satria Purwokerto, Banyumas, Minggu, 10 Februari 2019.

Menurutnya, hoaks dan ujaran kebencian sengaja ditebar untuk menjatuhkan Jokowi. "Tidak ada sopan santun lagi. Tidak ada saling gotong-royong. Padahal, Pancasila sama dengan gotong-royong. Pancasila bukan dibuat oleh Bung Karno (Presiden pertama RI Soekarno), tapi digali dari kultur Indonesia," ucapnya.

Dia meminta agar penyebar hoaks segera sadar dan bertanggung jawab dengan apa yang telah mereka lakukan. "Kalau benar kamu bertanggung jawab dan kesatria, datang ke sini. Jangan main medsos (media sosial) yang keluar hanya kebencian," katanya.

Megawati meminta kadernya untuk tak ikut-ikutan menyebar hoaks. "Kalau ada, segera angkat kaki dan keluar dari PDIP. Partai ini tidak membutuhkan kader yang menyebarkan kebencian yang dapat memecah belah bangsa," katanya.




(UWA)