Erick: Visi Misi Kami Sudah Terbukti

Dheri Agriesta    •    Jumat, 11 Jan 2019 17:47 WIB
debat capres cawaprespilpres 2019
Erick: Visi Misi Kami Sudah Terbukti
Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) Erick Thohir--Medcom.id/Dheri Agriesta.

Jakarta: Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) Erick Thohir menegaskan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin tak mengubah visi dan misi. TKN-KIK telah yakin dengan visi dan misi mereka.

"Sudah yakin dan sudah terbukti hasil kerjanya," kata Erick di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat, 11 Januari 2019.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengajukan perubahan dokumen visi dan misi melalui surat tertulis kepada Komisi Pemilihan Umum. Pasangan nomor urut 02 itu dinilai merombak ulang visi dan misi mereka.

Permohonan perubahan dokumen visi dan misi itu ditolak KPU. Erick bersyukur permohonan itu ditolak. Erick menilai KPU telah bersikap profesional.

Baca: Ma'ruf Bakal Dipoles Jelang Debat Perdana

Sejauh ini, KPU dinilai telah mempersiapkan debat sesuai kesepakatan sebelumnya. Ia tak habis pikir jika KPU menerima permohonan pengubahan visi dan misi pasangan Prabowo-Sandiaga.

Bisa saja, menjelang debat TKN-KIK juga mengajukan pengubahan visi dan misi. "Kan bingung. Nah ini yang saya rasa KPU sangat bagus bertindak profesional. Dan saya tetap yakin bahwa KPU akan berusaha menyelenggarakan pemilu ini dengan transparan dan bebas," pungkas Erick.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan dokumen visi dan misi pasangan calon presiden dan wakil presiden Pemilu 2019 tidak bisa diubah. Dokumen visi misi merupakan salah satu syarat pencalonan yang diserahkan saat pendaftaran.

Wahyu mengaku Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengajukan perubahan dokumen visi misi melalui surat tertulis pada 9 Januari 2019. Namun, karena tahapan masa pencalonan sudah lewat, dokumen visi misi yang menjadi bagian dari dokumen pencalonan sudah tidak bisa diubah lagi.


(YDH)