Paslon Harus Mampu Kelola Manajemen Kesan di Debat

Whisnu Mardiansyah    •    Sabtu, 12 Jan 2019 11:41 WIB
debat capres cawaprespilpres 2019
Paslon Harus Mampu Kelola Manajemen Kesan di Debat
Diskusi 'Jelang Debat Siapa Hebat' - Medcom.id/Whisu Mardiansyah.

Jakarta: Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Gungun Heryanto mengatakan ajang debat perdana pada Kamis, 17 Januari 2019 menjadi pertaruhan antar dua kandidat. Pasangan calon presiden harus bisa memberikan kesan positif ke publik.  

"Paling tidak keuntungan debat ada dua hal. Pertama manajemen kesan. Apa yang dirumuskan paslon tentu akan berhubungan dengan persepsi publik," kata Gungun dalam diskusi 'Jelang Debat Siapa Hebat' di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu, 12 Januari 2019.

Kesan pertama, kata dia, pasangan calon harus mampu mengemukakan political will terkait empat topik yang menjadi tema debat. Hukum, korupsi, terorisme dan hak asasi manusia (HAM). 

"Ini penting bagi paslon secara instrumental harus punya penampilan yang bagus dalam konteks retorika," ujarnya.

(Baca juga: Empat Tips Debat Capres-Cawapres dari Soleh Solihun)

Kesan kedua, pasangan calon bisa meyakinkan publik menunjukkan kredibilitas. Debat dijadikan momentum menumbuhkan kepercayaan publik mereka layak menjadi pemimpin.  

Kesan ketiga, menyangkut emosi. Pasangan calon harus bisa mengeksplorasi aspek emosi dalam perdebatan. Aspek emosi dikombinasikan dengan aspek argumentasi. 

Tim sukses pasangan masing-masing calon bisa mengombinasikan ketiga aspek tadi. Pasalnya, hasil debat akan menjadi perbincangan panjang di publik yang memengaruhi persepsi publik dalam menentukan dengan pilihan.

"Contoh pada saat debat berlangsung terjadi perdebatan di dunia maya," pungkas dia. 




(REN)