Andi Arief Kritik Prabowo

Whisnu Mardiansyah    •    Jumat, 12 Oct 2018 16:47 WIB
pilpres 2019Prabowo-Sandi
Andi Arief Kritik Prabowo
Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat Andi Arief. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief mengkritik calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Andi menuding Prabowo tak serius mengikuti Pilpres 2019. Kritikan itu ia unggah di akun Twitter pribadinya.

"Ini otokritik: Kalau dilihat cara berkempanyenya sebetulnya yang mau jadi Presiden itu @sandiuno atau Pak Prabowo ya. Saya menangkap kesan Pak Prabowo agak kurang serius ini mau jadi Presiden," ungkap Andi dalam cuitannya akun Twitter pribadinya, Jumat, 12 Oktober 2018.

Di sisa waktu masa kampanye yang hanya terhitung tinggal enam bulan. Probowo semestinya sudah bergerilya berkampanye. Bukan berdiam diri di kediamannya, tanpa menyapa masyarakat.

"Enam bulan adalah waktu yang terlalu pendek dalam politik. Pak Prabowo harus keluar dari sarang Kertanegara, kunjungi rakyat. Sapa, peluk, cium, dan sampaikan apa yang akan dilakukan kalau memang di tengah ekonomi yang sulit ini. Sekian kritik saya," ujarnya.

Andi pesimistis Prabowo bisa memenangkan kontestasi. Ia menyadari kritiknya ini bakal menimbulkan banyak respon reaktif dari partai anggota koalisi.

"Tapi percayalah kalau direnungkan bagaimana mungkin kemenangan mengejar orang yang malas?,” jelasnya.
  Seharusnya, kata Andi, Prabowo memanfaatkan celah di tengah partai-partai pendukung Jokowi fokus untuk lolos ambang batas parlemen.

"Mumpung partai-partai pendukung Pak Jokowi sibuk untuk lolos PT, ketimbang urus Pak Jokowi. Seharusnya Pak Prabowo aktif keliling, menembus Indonesia mendulang suara. Hanya dengan bertemu rakyat maka pintu istana akan terbuka," tandasnya.


(YDH)