Pengawas TPS Dibentuk 23 Hari Jelang Pencoblosan

Faisal Abdalla    •    Senin, 10 Dec 2018 16:19 WIB
pilpres 2019pemilu serentak 2019
Pengawas TPS Dibentuk 23 Hari Jelang Pencoblosan
Ketua Bawaslu RI Abhan--Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) belum membentuk petugas pengawas tempat pemungutan suara (TPS). Pengawas TPS baru akan dibentuk jelang pemungutan suara Pemilu 2019.

"Memang pengawas TPS ini dibentuk 23 hari sebelum pemungutan," kata Ketua Bawaslu Abhan dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Pengawas Pemilu di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin, 10 Desember 2018.

Abhan mengatakan tujuan dibentuknya pengawas TPS 23 hari jelang pemungutan suara untuk menghemat anggaran. Hal ini juga dimaksudkan agar pengawas TPS bisa bekerja lebih optimal.

Nantinya, masa kerja pengawas TPS ditetapkan selama satu bulan, mulai 23 hari jelang pemungutan suara, hingga satu minggu setelah pemungutan suara. Pengawas TPS baru pertama kali dibentuk pada Pemilu 2019.

"Pengawas TPS ini semoga dapat mengoptimalkan pengawasan Pemilu kita," kata Abhan.

Bawaslu RI hari ini menggelar Rapat Koordinasi Nasional Pengawas Pemilu. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memperkuat koordinasi antar sesama pengawas Pemilu di berbagai tingkatan, mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga tingkat kabupaten/kota.

Tahapan Pemilu serentak 2019 saat ini telah memasuki masa kampanye sejak 23 September 2018 hingga 13 April 2019. Pemungutan suara Pemilu 2019 akan dilaksanakan pada Rabu, 17 April 2019 mendatang.


(YDH)