Pemanggilan Jokowi Baru Secara Lisan

Lukman Diah Sari    •    Kamis, 24 Jul 2014 17:14 WIB
kampanye hitam
Pemanggilan Jokowi Baru Secara Lisan
Tabloid Obor Rakyat--Antara Syaiful Arif

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemanggilan Presiden terpilih 2014-2019 Joko Widodo terkait peredaran tabloid Obor Rakyat dijadwalkan hari ini. Diketahui, pemanggilan terhadap Jokowi baru secara lisan dilakukan oleh Polri

"Iya pemberitahuan baru lisan, panggilan ke Pak Jokowi belum ada tapi diberitahukan secara lisan. Dan kita langsung melakukan koordinasi," ucap Teguh di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (24/7/2014).

Teguh membenarkan, surat panggilan untuk Jokowi belum diterima. Tapi memang sebelumnya, hanya dilakukan pemberitahuan untuk dilakukan pemeriksaan. Kedatangannya ke Bareskrim, guna melakukan koordinasi dengan penyidik untuk menentukan waktu yang tepat.

"Kita bilang kan harus koordinasikan dulu. Nanti kalau benar-benar dipanggil, kalau kita tidak bisa, kita tidak enak. Dianggapnya nggak taat asas," ujarnya lagi.

Dalam pertemuannya kali ini dengan penyidik Bareskrim Polri, ia mengatakan pemanggilan ulang terhadap Hokowi telah dijadwalkan setelah Hari Raya Idul Fitri. Selain itu, ia tak masalah bila pemeriksaan dilakukan di Bareskrim atau penyidik mendatangi Jokowi.

"Kalau misalnya menurut penyidik ke sana kita welcome juga, yang mana saja yang baik. Toh ini masih Republik Indonesia, kita taat asas," jelasnya.

Seperti diketahui, Jokowi dijadwalkan untuk diperiksa Bareskrim Polri hari ini. Dia akan dimintai keterangannya sebagai saksi terkait kasus kampanye hitam yang dilakukan tabloid Obor Rakyat.

Sebelumnya Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Ronny F Sompie menjelaskan, pada 18 Juli 2014, Jokowi telah dipanggil melalui kuasa hukumnya Teguh Samudra untuk diperiksa pada 21 Juli 2014. Namun Jokowi tidak hadir. Kemudian surat panggilan kedua untuk Jokowi telah dilayangkan Bareskrim, dengan jadwal pemeriksaan hari ini.


(LAL)