Prabowo: Kekayaan Kita Terus Dirampok

- 04 April 2014 21:31 wib

Metrotvnews.com, Bandung: Indonesia merupakan negara yang sangat kaya. Ini didasarkan melimpahnya sumber daya alam dari Sabang hingga Papua.

Menurut Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, mulai dari gas alam, tembaga, nikel, emas, uranium, hingga kekayaan alam yang tidak semua dimiliki negara lain ada di Indonesia. Namun, ia menyayangkan sumber daya alam itu tidak dimanfaatkan dan hanya dirampok oleh pihak tak bertanggung jawab.

"Para elite bangsa kita, para pemimpin bangsa kita tidak mampu menjaga kekayaan ini. Kekayaan kita terus dirampok," kata Prabowo di lapangan Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jumat (4/4/2014).

Prabowo menuturkan padahal dengan melimpahnya sumber daya alam tersebut, Indonesia mampu menjadi negara yang kaya raya. Tapi kenyataannya, menurut Prabowo, Indonesia selalu kehilangan Rp1.000 triliun per tahun.

"Saya yang berani katakan bahwa kekayaan rakyat Indonesia hilang Rp 1.000 triliun lebih setiap tahun," tandasnya.

(Was)

MOST VIEWED
MORE

Rerun Demokrasi Galau (Promo)

19 September 2014 23:31 wib

Keberhasilan Indonesia menggelar Pilkada secara langsung telah melahirkan sejumlah pemimpin yang berhasil membuat gebrakan. Rakyat pun merasa tak rugi telah memberikan suara dan memilih sosok yang dapat membuat perubahan berarti. Namun langkah Demokrasi yang terus diperbaiki, kini tersendat oleh pembahasan RUU Pilkada yang mengusulkan pemilihan kepala daerah dilakukan oleh DPRD. Anggota fraksi dari koalisi merah putih di DPR yang sebelumnya tak mendukung RUU tersebut, pascapilpres kini berubah haluan. Dengan sejumlah alasan mereka mendukung Pilkada melalui DPRD. Sejumlah Kepala Daerah pun bereaksi menentang RUU Pilkada. Bagi mereka suara yang langsung diberikan rakyat kepada mereka, merupakan mandat yang sesungguhnya. Sementara pemilihan langsung oleh DPRD hanya akan mengikat mereka untuk memberikan pelayanan lebih kepada partai politik dan politikus DPRD. Kondisi Demokrasi Galau negeri ini menjadi pembahasan Mata Najwa, dengan menghadirkan sejumlah narasumber. Saksikan selengkapnya hanya di Mata Najwa, tayang ulang, Sabtu 20 September 2014 jam 20:30 WIB di Metro TV.