Pemilu

Jokowi Ogah Tanggapi Negosiasi Freeport

Surya Perkasa - 05 April 2014 20:28 wib
ANT/ Simpatisan PDI Perjuangan (PDIP) memegang alat peraga kampanye bergambar Bakal Calon Presiden dari PDIP, Joko Widodo di Lapangan Papua Trade Centre (PTC) Entrop, Abepura, Jayapura,
ANT/ Simpatisan PDI Perjuangan (PDIP) memegang alat peraga kampanye bergambar Bakal Calon Presiden dari PDIP, Joko Widodo di Lapangan Papua Trade Centre (PTC) Entrop, Abepura, Jayapura,

Metrotvnews.com, Jayapura: Bakal calon Presiden dari PDI-Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Jayapura, Papua hari ini Sabtu (5/4/2014). Ketika ditanyai akankah dirinya melakukan negosiasi ulang dengan PT Freeport Indonesia bila dirinya menjadi Presiden RI, Jokowi tidak ingin berkomentar.

Juru kampanye nasional PDI-Perjuangan mengatakan, saat ini dirinya belum mau mengomentari rencana Indonesia menaikkan kepemilikan nasional menjadi 50%.

"Saya kira itu nanti setelah pileg. Nanti setelah pileg," ujar Jokowi saat ditemui di Lapangan Karang PTC Entrop, Jayapura.

Saat ini sedang dilakukan renegosiasi antara pemerintah Indonesia dengan PT Freeport. Pemerintah Indonesia berusaha untuk menaikkan royalti 3,75%. Dan untuk divestasinya diharapkan bercokol diangka 51 persen.

Sebagai informasi 90,64 saham milik PT Freeport Indonesia dimiliki oleh McMoran Copper and Golden Inc. Sementara itu, hanya 9,36 persen saham perusahaan itu yang dimiliki Indonesia.

()

MOST VIEWED
MORE
MOST COMMENTED
MORE

Highlight Mata Najwa: Belajar dari Kartini

27 April 2017 15:07 wib

Selalu ada Kartini di setiap diskursus perempuan, walau perdebatan juga tak bisa terhindarkan. Tentang Kartini sebagai pahlawan atau bukan, pejuang perempuan atau sekadar suara kaum bangsawan. Sering dibandingkan dengan tokoh lainnya, kadang diremehkan karena berjuang hanya dengan pena. Begitulah enigma Kartini dalam sejarah, hayat dan karya Kartini selalu menarik untuk dibedah. Mari bicara kembali tentang Kartini, menimbang lagi warisannya untuk negeri.