Anies Baswedan: Berani Ambil Pilihan Lalu Hadapi

   •    Kamis, 22 May 2014 23:48 WIB
jokowi capres
Anies Baswedan: Berani Ambil Pilihan Lalu Hadapi
MI/PANCA SYURKANI

Metrotvnews.com, Jakarta: Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan mengirimkan surat elektronik kepada para pendukungnya yang tergabung dalam Gerakan Turun Tangan terkait pilihannya dalam Pemilu Presiden 2014 yang sebentar lagi akan bergulir. Ia menyatakan mendukung pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Surat tersebut kemudian diunggah melalui situs resmi aniesbaswedan.com, Kamis (22/5/2014). Ia mengirim email agar komunitas yang selama ini mendukungnya sebagai bakal calon presiden Partai Demokrat mengetahui langsung keputusannya dan bukan dari media massa.

Anies paham betul bahwa keputusannya mendukung calon presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla terbilang sangat cepat. Betapa tidak? Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono baru beberapa hari lalu mengumumkan pemenang konvensi yang diikuti dengan keputusan bahwa Demokrat tidak memihak salah satu kubu capres-cawapres.

"Semua ini berjalan amat cepat tapi itulah hidup. Kita memang selalu siap dan berani ambil pilihan lalu hadapi, sebagaimana slogan kita semua sebagai pejuang," ujar doktor berusia 45 tahun tersebut.

Ia mengatakan keputusan membantu Jokowi-JK adalah keputusan pribadi selaku warga negara yang menyatakan turun tangan membenahi masalah-masalah di republik ini. Anies mengaku tidak akan memaksa para pendukungnya untuk mengikuti pilihan tersebut.
 
'Pilihan ini adalah pilihan saya pribadi sebagai warga negara yang menyatakan turun tangan, dan menyatakan siap membantu. Anjuran saya pada Anda adalah jangan diam dan mendiamkan. Seperti yang saya sampaikan dalam email kemarin:  lihat masalah utama Indonesia, lihat track-recordnya, kaji rencana kerjanya, kuasai informasi tentang mereka lalu tentukan pilihan. Jangan cari manusia sempurna. Sebagaimana yang selama ini sering dikatakan, bantu orang baik yaitu orang bersih/tak bermasalah dan kompeten. Lalu ajak lingkungan Anda untuk berdiskusi dan menentukan sikap," tulisnya.
 
'Perjalanan kita masih panjang. Ikhtiar kita untuk mendorong orang baik terus kita jalankan. Gerakan Turun Tangan saat ini belum menyusun perangkat organisasi untuk mengambil keputusan dan sikap. Walau Turun Tangan sebagai sebuah institusi tidak terlibat dalam kegiatan Pilpres bulan Juli 2014 ini, tetapi semua simpatisan dan relawan dianjurkan untuk terus melakukan pendidikan politik dan kesadaran perlunya terlibat. Setiap kita memiliki hak yang sama untuk menentukan pilihan di antara dua pasangan yang berhak menjadi calon dalam Pemilihan Presiden. Saya telah menentukan pilihan, saya harap Anda bisa segera menentukan pilihan sesuai dengan prioritas Anda," beber cendikiawan muslim ini. (Bob)


(NAV)