16 Polisi Tewas Selama Kawal Pemilu 2014

Deny Irwanto - 22 Oktober 2014 12:36 wib
Kapolri Jenderal Sutarman dalam satu kegiatan di Ancol, Jakarta Utara, Jumat (12/9/2014) sore. (MTVN/Lukman Diah Sari)
Kapolri Jenderal Sutarman dalam satu kegiatan di Ancol, Jakarta Utara, Jumat (12/9/2014) sore. (MTVN/Lukman Diah Sari)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak 16 polisi tewas selama Operasi Mantap Brata, operasi mengawal proses pemilu 2014. Mereka gugur dalam tugas.

"Semoga arwah rekan-rekan kita yang gugur dalam tugas diampuni dosanya dan diterima amal ibadahnya," kata Kapolri Jenderal Sutarman ketika mengakhiri Operasi di Mapolda Metro Jaya, Rabu (22/10/2014).

Menurut Sutarman, mereka yang gugur otomatis naik pangkat anumerta. Mereka gugur di berbagai daerah di Indonesia, mulai saat mengawal logistik pemilu sampai tenggelam di sungai di Kalimantan.

"Sebagian gugur karena kecelakaan saat mengantar logistik pemilu," tutur Sutarman.

Tapi, di balik duka ini, Sutarman mengajak anak buahnya untuk bersyukur. Pemilu 2014 aman, tertib, dan sukses. "Ini adalah pembelajaran demokrasi yang sangat luar biasa" terang Kapolri.

(Ich)

MOST VIEWED
MORE
MOST COMMENTED
MORE

Quraish Shihab: Jangan Takut Mati Karena Kita Pasti Mati

29 Juni 2017 00:26 wib

Quraish Shihab mengingatkan agar manusia jangan takut terhadap kematian karena sesungguhnya kematian pasti datang kepada setiap manusia. Selain itu, janganlah kita merasa kehilangan dengan kepergian orang yang kita kasihi karena sesungguhnya mereka sedang menunggu kita.