Perppu Antisipasi Pengunduran Pilkada Tinggal Diterbitkan

Arif Hulwan - 11 Agustus 2015 17:32 wib
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Foto: Rommy Pujianto/MI
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Foto: Rommy Pujianto/MI

Metrotvnews.com, Bogor: Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menuturkan pemerintah sudah mengantisipasi tak efektifnya masa perpanjangan kedua pendaftaran bakal calon pasangan kepala daerah di Pilkada 2015. Pemerintah, kata dia, sudah menyiapkan perppu. 

Draf perppu yang mengatur calon tunggal telah rampung. Perppu bisa langsung terbit apabila situasi mengharuskan adanya aturan terkait calon tunggal di pilkada. 

"Ya kita tunggu saja sampai berakhir. Kita lihat nanti perkembangannya. Tapi tergantung presiden. Pokoknya kita siapin lah drafnya," ungkap Yasonna di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (11/8/2015).

Ia sendiri mengaku tak menjadikan revisi UU Pilkada lewat prolegnas sebagai salah satu opsinya. Pihak Kemenkumham lebih memilih cara lain, termasuk perppu. Namun, ia enggan merinci hal-hal apa saja yang bakal diatur dalam perppu yang bakal mengubah isi UU Pilkada itu.

"Ya pokoknya mengantisipasi keadaan yang ada. Sudah kita siapin," imbuh dia.

Di tempat yang sama, Presiden Joko Widodo mengaku masih akan membahas soal opsi perppu tersebut setelah masa pendaftaran calon berakhir.

"Nanti, nanti setelah ini selesai pendaftarannya, setelah perpanjangan baru kita bicara," kata dia.

Seperti diketahui, pilkada di beberapa daerah terancam ditunda. Itu karena di daerah-daerah tersebut hanya satu pasangan calon yang mendaftar. 

(Kri)

MOST VIEWED
MORE
MOST COMMENTED
MORE

Quraish Shihab: Jangan Takut Mati Karena Kita Pasti Mati

29 Juni 2017 00:26 wib

Quraish Shihab mengingatkan agar manusia jangan takut terhadap kematian karena sesungguhnya kematian pasti datang kepada setiap manusia. Selain itu, janganlah kita merasa kehilangan dengan kepergian orang yang kita kasihi karena sesungguhnya mereka sedang menunggu kita.