NEWSTICKER

Cara Jokowi Menyikapi Potensi Resesi

14 August 2022 19:55

Krisis energi dan resesi masih menghantui. Lonjakan harga di tingkat dunia menambah beban subsidi yang berasal dari anggaran negara. Ketidakpastian masih mewarnai perekonomian di tahun depan.

Perang di Ukraina berdampak buruk pada perekonomian dunia. Disrupsi rantai pasokan memicu lonjakan harga energi dan bahan pangan. 

Perang yang terjadi nun jauh di sana, dampaknya sudah dirasakan Indonesia. Harga minyak global yang tinggi misalnya, membuat subsidi BBM membebani keuangan negara.

Usai rapat dengan Presiden Jokowi pekan ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan RAPBN 2023 didesain fleksibel agar mampu meredam gejolak perekonomian global.

Di tengah ancaman krisis dan resesi, Presiden Jokowi meyakini Indonesia menjadi salah satu negara di dunia yang mampu menjaga momentum ekonomi.

Selain mengantisipasi krisis ekonomi, Presiden Jokowi juga tengah sibuk mengambil langkah antisipasi krisis pangan. Salah satu strateginya adanya memberdayakan lahan tidak produktif. Presiden juga mendorong masyarakat berkebun di rumah.

Presiden Jokowi juga terus mendorong hilirisasi. Selain meresmikan sentra industri, Pemerintahan Presiden Jokowi juga menyiapkan infrastrukturnya.

Pekan ini misalnya, Presiden meresmikan Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak di Kalimantan Barat. Nantinya terminal ini akan meningkatkan konektivitas dan menekan biaya logistik industri di sekitarnya.